Arsitektur Futuristik di Terminal Udara yang Bangkrut

 

Daily MailBentuk TWA didesain untuk menyimbolkan sayap burung yang tengah terbang sebagai simbol visi dari maskapai penerbangan. Moto mereka adalah “mendapatkan spirit penerbangan”.

erminal Trans World Airlines (TWA) di Bandara Internasional JFK, New York, kini dibuka lagi untuk pengunjung. Setelah 11 tahun tidak beroperasi, Terminal TWA kini menjadi tempat bagi para pelancong yang sudah lelah dengan ruang tunggu dan boarding gate Bandara JFK.

Lewat arsitektur bergaya futuristik, siapa pun yang mengunjungi terminal ini akan ikut merasakan masa jaya perjalanan udara di era 1960 dan 1970-an. Pusat penerbangan yang didesain oleh arsitek Eero Saarinen, desainer berdarah Amerika-Finlandia, ini dikenal sangat menyukai kurva. Kecintaannya terhadap kurva tampak dari interior Terminal TWA.

Terminal TWA dibuka pada 1962. Ketika diresmikan, Bandara Internasional JFK masih bernama Idlewild Airport.

Pada 1963, bandara JFK berganti nama dengan menggunakan nama John F Kennedy, presiden ke-35 Amerika Serikat. Saat ini, gedung bertema futuristik yang khusus dibangun untuk TWA itu telah menjadi landmark historis. Ia telah melewati renovasi senilai 20 juta dollar AS.

Bentuk TWA didesain untuk menyimbolkan sayap burung yang tengah terbang. Hal ini dimaksudkan sebagai simbol visi dari maskapai penerbangan. Moto mereka adalah “mendapatkan spirit penerbangan”.

Arsitek perancang bangunan ini, Saarinen, pernah memberikan pernyataannya mengenai desain karyanya. Selain Terminal TWA, Saarinen juga mendesain terminal utama Bandara Udara Internasional Dulles di Virginia, Kantor Pusat CBS di New York, dan Teater Vivian Beaumont di Lincoln Center, New York.

“Kami ingin agar para penumpang yang melewati bangunan ini mengalami sebuah lingkungan yang didesain secara penuh. Masing-masing bagian terinspirasi dari bagian lainnya. Semua ini berada di dunia formal yang sama,” ujar Saarinen mengenai filosofi di belakang desainnya.

Konstruksi bangunan ini dipersiapkan selama 6 tahun, mulai 1956 sampai 1962. Gedung ini disebut-sebut sebagai salah satu mahakarya arsitektur.

Sementara itu, penutupan Terminal TWA dimulai dari melemahnya kemampuan finansial TWA di tahun 1990-an. Saat itu, Terminal TWA di JFK juga semakin ditinggal oleh pengunjung. Sampai akhirnya, TWA berhenti beroperasi pada 2001. Maskapai penerbangannya dinyatakan bangkrut dan dibeli oleh American Airlines. Setelahnya, Terminal TWA ditutup untuk umum. Rencananya, di masa mendatang bangunan ini akan dijadikan hotel butik.

Sumber :
dailymail.co.uk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s