mengatur tata letak furniture

Tahukah Anda bahwa penempatan furniture dalam ruangan juga menentukan gaya dan nada ruangan Anda? Berikut adalah beberapa tips dalam mengatur penempatan furniture dalam ruangan Anda.

Langkah pertama dalam menentukan tata letak dalam suatu ruangan adalah memastikan ukuran ruangan Anda. Jangan lupa cek juga ukurang dari lorong, tangga, dan pintu menuju ke ruangan tersebut. Anda tentu tidak ingin furniture yang telah Anda beli mahal-mahal tidak dapat dimasukkan ke dalam ruangan yang Anda inginkan bukan?

Gabungkan furniture berbagai ukuran dalam suatu ruangan. Setiap furniture memiliki dimensi panjang, lebar dan tinggi berbeda. Jika Anda ingin ruangan Anda terkesan menarik dan unik, Anda dapat menggabungkan berbagai furniture dengan karakteristik yang berbeda. Namun jika Anda menginginkan ruangan yg berkesan tenang dan damai, pertahankan furniture dengan nuansa dan ukuran yang serupa.

Gunakan furniture dengan skala yang sama untuk menciptakan keseimbangan. Skala yang dimaksud adalah ukuran suatu benda/furniture dibandingkan secara relatif dengan ukuran furniture lain dan ukuran ruangannya. Ukuran furniture yang kurang lebih sama skalanya menciptakan ketenangan jika digabungkan dalam suatu ruangan yang sama. Penggabungan beberapa furniture dengan ukuran yang berbeda namun tetap seimbang menciptakan atmosfer yang harmonis.

Ciptakan hubungan yang sehat dan seimbang. Keseimbangan yang dimaksud adalah hubungan antara benda yang satu dengan lainnya. Ada 2 bentuk keseimbangan, simetris dan asimetris.  Keseimbangan simetris memiliki 2 buah benda yang sama, diletakan di kanan dan kiri dengan ukuran dan jarak yang sama sehingga seimbang. Yang dimaksud dengan asimetris adalah adanya sedikit perbedaan dalam ukuran atau jarak dari 2 benda yang serupa. Keseimbangan simetris menciptakan nuansa “tenang” dan “istirahat”, sedangkan hubungan asimetris digunakan untuk membuat ruangan lebih menarik dan menambah efek visual.

Keseluruhan pengaturan letak furniture memiliki suatu bentuk tertentu. Misalnya, suatu ruangan persegi panjang yang luas atau panjang dapat disiasati dengan “membagi” ruangan tersebut menjadi beberapa bagian dan mengubah salah satu bagian ruangan menjadi fungsi lain. Contohnya, suatu ruang tamu yang sempit dan panjang, dapat dibagi 2 fungsi zona yang berbeda; yang satu digunakan untuk ruang bercengkrama dengan sofa-sofa, dan yang lainnya digunakan untuk ruang visual atau ruang makan. Manusia cenderung merasa lebih nyaman dan tidak terlalu formal berada dalam suatu ruangan persegi/kotak dibandingkan ruangan persegi panjang.

Selamat mencoba dan berkreasi!

sumber:http://zackychou.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s